-
*POLRES SOPPENG GELAR KRYD, SASAR PREMANISME DAN GANGGUAN KAMTIBMAS*Personel Satuan Samapta Polres Soppeng melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran premanisme di sejumlah titik rawan di wilayah Kabupaten Soppeng. Selasa, 26 Agustus 2025, malam.Kegiatan patroli dipimpin oleh AIPTU Sudirman bersama personel AIPDA Nurwandi, BRIPDA Khaerun, dan BRIPDA Riswandi, dengan menggunakan kendaraan patroli roda empat dan roda dua. Adapun lokasi yang menjadi sasaran yakni Terminal Lalabata, Pasar Sentral Soppeng, serta area pertokoan dan pusat keramaian masyarakat.Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli dialogis, pemeriksaan terhadap sejumlah pemuda yang nongkrong hingga larut malam, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat untuk menjauhi tindakan premanisme, perjudian maupun tindak kriminal lainnya.Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana,S.I.K.,M.I.K. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.“KRYD ini rutin dilakukan jajaran Polres Soppeng sebagai bentuk kehadiran Polri dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi premanisme yang dapat meresahkan warga. Kami juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan adanya tindak kriminal di lingkungannya,” ujarnya.Dari hasil patroli, tidak ditemukan adanya aksi premanisme maupun tindak pidana. Situasi terpantau aman, kondusif, dan terkendali.Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Soppeng tetap terjaga sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman.
-
*POLRES SOPPENG GELAR KRYD, SASAR PREMANISME DAN GANGGUAN KAMTIBMAS*Personel Satuan Samapta Polres Soppeng melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran premanisme di sejumlah titik rawan di wilayah Kabupaten Soppeng. Selasa, 26 Agustus 2025, malam.Kegiatan patroli dipimpin oleh AIPTU Sudirman bersama personel AIPDA Nurwandi, BRIPDA Khaerun, dan BRIPDA Riswandi, dengan menggunakan kendaraan patroli roda empat dan roda dua. Adapun lokasi yang menjadi sasaran yakni Terminal Lalabata, Pasar Sentral Soppeng, serta area pertokoan dan pusat keramaian masyarakat.Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli dialogis, pemeriksaan terhadap sejumlah pemuda yang nongkrong hingga larut malam, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat untuk menjauhi tindakan premanisme, perjudian maupun tindak kriminal lainnya.Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana,S.I.K.,M.I.K. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.“KRYD ini rutin dilakukan jajaran Polres Soppeng sebagai bentuk kehadiran Polri dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi premanisme yang dapat meresahkan warga. Kami juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan adanya tindak kriminal di lingkungannya,” ujarnya.Dari hasil patroli, tidak ditemukan adanya aksi premanisme maupun tindak pidana. Situasi terpantau aman, kondusif, dan terkendali.Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Soppeng tetap terjaga sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman.
-
*UPACARA HUT KE-80 KEMERDEKAAN RI DI MAPOLSEK LILILIRILAU BERLANGSUNG KHIDMAT DAN MERIAH*Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polsek Lilirilau menggelar upacara bendera di halaman Mapolsek Lilirilau, Kelurahan Macanre, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, pada Ahad pagi (17/8/2025) pukul 07.30 WITA.Bertindak selaku Inspektur Upacara yaitu Kabag SDM Polres Soppeng Kompol Sulaeman Abu, S.H., M.H., dengan Aiptu Abdu Rahman sebagai Komandan Upacara dan Aiptu Haruddin sebagai Perwira Upacara.Kegiatan upacara ini turut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, di antaranya Kapolsek Lilirilau AKP Asep Sibli, S.M.HK, para Lurah dan Kepala Desa di wilayah Kecamatan Lilirilau, para purnawirawan, tokoh masyarakat, serta Ketua Bhayangkari Ranting Lilirilau Ny. Eny Asep Sibli.Peserta upacara terdiri dari berbagai kelompok masyarakat seperti Pok IKAPI, Pok Jawa, Pok Sunda, Pok RT/RW, Pok Bentor, dan Gapoktan. Mereka tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan upacara dengan penuh semangat dan nasionalisme.Susunan upacara berlangsung secara tertib dan khidmat, diawali dengan pengambilan alih pasukan oleh Komandan Upacara, dilanjutkan dengan penghormatan kepada Inspektur Upacara, pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, hingga pembacaan doa sebagai penutup.Dalam keterangannya, Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. menyampaikan apresiasinya terhadap semangat kebangsaan yang ditunjukkan masyarakat Kecamatan Lilirilau.”Perayaan HUT ke 80 RI ini menjadi momentum penting untuk merekatkan kebersamaan dan semangat nasionalisme.Saya sangat mengapresiasi keterlibatan masyarakat dari berbagai unsur yang hadir dan ikut memeriahkan upacara ini. Ini menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan masih hidup dan kuat di tengah masyarakat kita,” ujarnya.Sementara itu, Kabag SDM Polres Soppeng Kompol Sulaeman Abu, S.H., M.H. yang bertindak sebagai Inspektur Upacara juga menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda.”Upacara ini bukan hanya seremoni,tapi bentuk penghargaan atas jasa para pahlawan.kita berharap generasi sekarang bisa terus menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif untuk kemajuan bangsa,”tuturnyaSeluruh rangkaian kegiatan upacara berjalan aman, tertib, dan lancar, serta menjadi simbol semangat gotong royong dan cinta tanah air di tengah masyarakat Lilirilau.
-
Taruna Bhayangkara Hijaukan Negeri Lewat Aksi Penanaman 100 Pohon Bakau di Jakarta Utara Jakarta. Sebanyak sebelas Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) menggelar kegiatan penanaman 100 pohon bakau di Taman Wisata Alam Angke, Jakarta Utara, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan hidup. Kegiatan yang mengusung tema “Taruna Bhayangkara Hijaukan Negeri, Bakti Nyata untuk Bumi Pertiwi” ini dilaksanakan pada Senin (28/7/2025) pukul 09.00 WIB.Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Agus Ady Wijaya, menyatakan penanaman mangrove ini merupakan bagian dari upaya pelestarian lingkungan yang bertujuan melindungi ekosistem pesisir dari abrasi dan memperbaiki kualitas udara serta keanekaragaman hayati.”Tentu ini penuh makna, karena taruna Akpol di sela-sela cutinya, masih bisa meluangkan Waktu untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat, pelestarian lingkungan. Ini tidak jauh dari konsep kepolisian, Namanya Green Policing,” terang Kapolsek.Ia berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dalam menjaga kelestarian alam.”Sehingga bisa terpelihara dengan baik kondisinya dan juga menopang kehidupan kami-kami yang hidup di sekitar sini, karena ini ekosistem yang berkesinambungan,” ujar Kapolsok.Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bibit bakau, penanaman pohon secara langsung di kawasan pesisir, dan ditutup dengan sesi penutup. Para peserta mengenakan celana training hitam dan atasan kaos PDL sebagai dress code resmi kegiatan.Sebelas Taruna yang terlibat berasal dari tingkat dua hingga tiga, yaitu BKT Muhammad Fahir (Akpol 58), BT Satrio Akbar Nugroho, BT Adnan Winarto, BT Almer Fatih, BT Hazel Almantasya, BT Aloysius Rakha, BT Edrick Nadive, BT Kaka Sakha Swara, BT Muhamad Rashya, BTNaskah 4Taruna Bhayangkara Hijaukan Negeri Lewat Aksi Penanaman 100 Pohon Bakau di Jakarta UtaraTribratanews.polri.go.id – Jakarta. Sebanyak sepuluh Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) menggelar kegiatan penanaman 100 pohon bakau di Taman Wisata Alam Angke, Jakarta Utara, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan hidup. Kegiatan yang mengusung tema “Taruna Bhayangkara Hijaukan Negeri, Bakti Nyata untuk Bumi Pertiwi” ini dilaksanakan pada Senin (28/7/2025) pukul 09.00 WIB.Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Agus Ady Wijaya, menyatakan penanaman mangrove ini merupakan bagian dari upaya pelestarian lingkungan yang bertujuan melindungi ekosistem pesisir dari abrasi dan memperbaiki kualitas udara serta keanekaragaman hayati.”Tentu ini penuh makna, karena taruna Akpol di sela-sela cutinya, masih bisa meluangkan Waktu untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat, pelestarian lingkungan. Ini tidak jauh dari konsep kepolisian, Namanya Green Policing,” terang Kapolsek.Ia berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dalam menjaga kelestarian alam.”Sehingga bisa terpelihara dengan baik kondisinya dan juga menopang kehidupan kami-kami yang hidup di sekitar sini, karena ini ekosistem yang berkesinambungan,” ujar Kapolsok.Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bibit bakau, penanaman pohon secara langsung di kawasan pesisir, dan ditutup dengan sesi penutup. Para peserta mengenakan seragam training hitam dan atasan kaos sebagai dress code resmi kegiatan.Sepuluh Taruna yang terlibat berasal dari tingkat dua hingga tiga, yaitu BKT Muhammad Fahir (Akpol 58), BT Satrio Akbar Nugroho, BT Adnan Winarto, BT Almer Fatih, BT Aloysius Rakha, BT Edrick Nadive, BT Kaka Sakha Swara, BT Muhamad Rashya, BT Bizzaropharsa, dan BT Farrel Wibowo (seluruhnya Akpol 59).Taman Wisata Alam Angke dipilih sebagai lokasi kegiatan karena perannya yang vital sebagai kawasan konservasi hutan mangrove di Jakarta, serta sebagai sarana edukasi lingkungan yang terbuka bagi publik. BT Bizzaropharsa, dan BT Farrel Wibowo (seluruhnya Akpol 59).Taman Wisata Alam Angke dipilih sebagai lokasi kegiatan karena perannya yang vital sebagai kawasan konservasi hutan mangrove di Jakarta, serta sebagai sarana edukasi lingkungan yang terbuka bagi publik.
-
*Polres Soppeng Gelar Patroli KRYD, Antisipasi Premanisme di Area Minimarket*Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Satuan Samapta Polres Soppeng menggelar kegiatan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran premanisme dan potensi gangguan keamanan lainnya. Kamis, 10 Juli 2025.Patroli yang dilaksanakan sejak pukul 11.00 WITA ini menyasar sejumlah titik rawan aktivitas masyarakat, di antaranya Indomaret Merdeka dan Indomaret Malaka, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.Tiga personel dari Sat Samapta diturunkan dalam kegiatan ini, yakni Aiptu Syahruddin, Aipda Asdar, dan Bripda Nur Alamsyah, dengan menggunakan satu unit mobil patroli roda empat.Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana, S.I.K.,M.I.K. melalui kasat Samapta Polres Soppeng, IPTU Rusdi Salam, S.Sos., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mencegah aksi premanisme, memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Soppeng.Selain itu, personel di lapangan turut mengedukasi warga untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan mengurai potensi kemacetan akibat antrean kendaraan di SPBU sekitar.”Patroli ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam rangka memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan,” ungkap IPTU Rusdi Salam.Kegiatan berjalan lancar, situasi di lokasi patroli terpantau aman dan terkendali.
-
*Kapolres Soppeng Laksanakan Salat Isya Berjamaah di Masjid Rutan Kelas IIB Soppeng, Wujud Kepedulian Spiritual bagi Warga Binaan*Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana,S.I.K.,M.I.K. melaksanakan salat Isya berjamaah bersama warga binaan di Masjid Rutan Kelas IIB Soppeng, Jalan Pengayoman, Senin malam, 07 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam membina hubungan spiritual dan sosial dengan masyarakat, khususnya para warga binaan.Kehadiran Kapolres Soppeng disambut hangat oleh Kepala Rutan Kelas IIB Soppeng beserta jajaran, serta para warga binaan yang antusias mengikuti ibadah berjamaah tersebut. Suasana religius dan khidmat terasa saat salat berlangsung, menciptakan nuansa yang penuh kekhusyukan di dalam lingkungan rutan.Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Soppeng juga menyampaikan pesan-pesan moral dan motivasi kepada warga binaan. Ia mengajak mereka untuk menjadikan masa pembinaan sebagai momen refleksi diri dan memperkuat keimanan.”Salat berjamaah ini bukan hanya bentuk ibadah, tetapi juga simbol kebersamaan dan harapan. Kami hadir di sini untuk memberikan semangat bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik,” ujar AKBP Aditya.Ia juga menekankan pentingnya menjaga akhlak, saling menghormati antar sesama, serta tidak kehilangan harapan untuk masa depan yang lebih baik.Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara Polres Soppeng dan Rutan Kelas IIB Soppeng dalam menciptakan pembinaan kepribadian warga binaan yang berbasis nilai-nilai spiritual, serta memperkuat peran kepolisian dalam pembinaan masyarakat melalui pendekatan keagamaan.Dengan langkah-langkah seperti ini, Polres Soppeng terus menunjukkan komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga membangun nilai-nilai kemanusiaan.
-
*Kapolda Lampung : Polisi wajib Terima Kritikan dan Masukan Untuk Perbaikan**LAMPUNG* – Kepala Kepolisian Daerah Lampung Irjen Pol. Helmy Santika menegaskan sikap terbuka terhadap kritik dan masukan yang disampaikan mahasiswa, menyusul aksi damai kepada Polda Lampung, Rabu lalu (7/5/2025).“Saya menerima dengan terbuka seluruh kritik dan masukan yang disampaikan oleh mahasiswa, baik secara pribadi maupun melalui organisasi,” ujar Irjen Helmy dalam pernyataan resminya,di Polda Lampung.Jumat (9/5/2025). Sebagai pimpinan kepolisian di Lampung, Irjen Helmy menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas secara profesional, prosedural, dan berkeadilan, sesuai ketentuan undang-undang serta instruksi Kapolri. “Isu-isu seperti pungutan liar dan premanisme menjadi perhatian utama yang akan segera diberantas secara tegas,” kata dia.Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa dan organisasi kepemudaan yang terus mendukung upaya kepolisian dalam menanggapi dan menindaklanjuti keluhan masyarakat. “Kami berterima kasih atas dukungan dan kritik yang membangun, karena itu menjadi dorongan bagi kami untuk terus memperbaiki diri,” ujar Helmy. Ia mengakui bahwa Polda Lampung masih terus berproses untuk menjadi lebih baik. “Kesempurnaan hanya milik Tuhan. Namun, kami berkomitmen untuk terus menyempurnakan seluruh bentuk layanan dan pelayanan yang menjadi prioritas utama kami di institusi kepolisian,” tegas Helmy.Kapolda berharap kepercayaan publik terhadap Polda Lampung dapat terus meningkat dan seluruh keluhan masyarakat dapat ditangani secara adil dan profesional dengan sikap terbuka dan komitmen pembenahan.
-
Polda Jabar Tangkap 145 Pelaku Premanisme Dalam Operasi Pekat II Lodaya 2025Jabar. Polda Jawa Barat (Jabar) menangkap 145 pelaku premanisme dalam pelaksanaan Operasi Pekat II Lodaya 2025 yang digelar sejak 1 Mei lalu. Operasi ini memang menyasar aksi-aksi premanisme yang dinilai mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah hukum Jabar. Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan S.I.K., S.H., M.H. mengatakan, berdasarkan data hingga hari kedelapan, 36 dari 145 adalah yang sudah ditargetkan. Sebab, sebelumnya ada 44 yang sudah ditargetkan oleh penyidik. “36 dari 44 target operasi berhasil diungkap atau setara dengan 81,82 persen dari total target yang ditetapkan,” ujar Irjen Rudi Setiawan, Jumat (9/5/25).Menurutnya, kepolisian juga mengamankan 109 pelaku non-target dan mencatat 98 korban. Selain itu, Polda Jabar sudah menangani 99 kasus premanisme yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk terminal, pasar tradisional, proyek pembangunan, hingga kawasan sengketa tanah dan hiburan malam.Beragam barang bukti berhasil disita, antara lain 42 bilah senjata tajam, 1 airsoft gun, 15 sepeda motor, 4 mobil, 8 ponsel, 46 dokumen, dan uang tunai sebesar Rp 1.320.500. “Operasi ini melibatkan 935 personel, terdiri dari 185 anggota Polda dan 750 anggota dari satuan wilayah jajaran,” ujar Kapolda.Ditegaskan Kapolda Jabar, operasi ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin rasa aman bagi masyarakat.“Polda Jabar serius dan konsisten dalam menindak segala bentuk premanisme yang meresahkan warga. Operasi ini tidak hanya untuk penindakan, tetapi juga sebagai bentuk pencegahan melalui kegiatan intelijen dan pembinaan masyarakat. Kami juga menyasar pelaku-pelaku yang beroperasi secara digital,” jelasnya.Ia menambahkan, Polda Jabar berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan. Selain itu, membuka ruang komunikasi dengan masyarakat agar lebih berani melapor bila mengalami atau menyaksikan aksi premanisme.”Polda Jabar optimistis dapat menuntaskan operasi ini dengan hasil maksimal, menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan mendukung pertumbuhan investasi di Jawa Barat,” ungkapnya.Selama pelaksanaan Operasi Pekat II, Ditreskrimum Polda Jabar bersama satuan wilayah juga berhasil mengungkap sejumlah kasus pemerasan dan pungli yang dilakukan oleh pelaku premanisme di berbagai lokasi. Di antaranya, pengungkapan praktik pungli di Pasar Caringin Kota Bandung yang dilakukan oleh kelompok pelaku yang memaksa sopir kendaraan niaga membayar uang parkir tanpa dasar hukum, serta aksi premanisme penjualan minuman secara paksa. Di Ciamis, Polisi menangkap sekelompok pelaku yang melakukan kekerasan terhadap orang dan barang di Pasar Ramadan, yang sempat viral di media sosial.Selain itu, dalam unjuk rasa Hari Buruh (Mayday) di Taman Dago Kota Bandung, seorang mahasiswa diamankan karena membawa senjata tajam dan tongkat pemukul serta terjadi pengrusakan berat yang dilakukan 3 pelaku terhadap mobil patroli milik Polsek Kiaracondong dan tersangka kini ditahan di Mapolda Jabar. Di sisi lain, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menuturkan, di wilayah Subang premanisme juga terungkap di kawasan industri Smartpolitan dan pabrik keramik, di mana sopir logistik dipaksa membayar pungutan keamanan fiktif. Kasus serupa terjadi di Pasar Bogor, dengan modus penjualan kue secara paksa kepada pedagang, yang dilakukan oleh pelaku dengan rekam jejak panjang dalam kegiatan pungli. Bahkan, praktik pungutan parkir liar yang dikendalikan oleh individu bersenjata tajam juga berhasil dibongkar di sekitar Cafe Bajawa, Kota Bogor.
-
*Operasi Pemberantasan Premanisme, Polda Kaltim Gercep Ringkus Pelaku Residivis Pembunuhan yang Bawa Sajam serta Pemalakan di Balikpapan*Balikpapan – Dalam rangka memberantas aksi premanisme di lingkungan masyarakat, Tim Opsnal Jatanras Polda Kalimantan Timur berhasil mengungkap tindak pidana pengancaman dan kepemilikan senjata tajam dalam Operasi Kepolisian Kewilayahan TA.2025. Penangkapan dilakukan pada Rabu dini hari (07/05/25), sekitar pukul 02.00 WITA, di kawasan SPBU Karang Anyar, Jalan Letjen Soeprapto, Kec.Balikpapan Tengah.Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc., menjelaskan bahwa pelaku yang diamankan berinisial ‘R’ (43) dengan awal operasi penangkapan bermula dari informasi masyarakat mengenai aksi pemalakan di sejumlah warung 24 jam. Pria dengan ciri-ciri rambut gondrong dan bertubuh kurus tersebut diketahui kerap melakukan intimidasi terhadap pemilik warung dengan cara mengancam.“Berawal dari laporan masyarakat tentang adanya pria mencurigakan yang kerap datang ke warung-warung pada malam hari dan melakukan pemalakan. Tim Jatanras segera menindaklanjuti dengan penyelidikan di lapangan dan berhasil mengidentifikasi ciri-ciri pelaku. Pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.25 WITA, pelaku berhasil diamankan di kawasan pom bensin Karanganyar Balikpapan. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan satu bilah senjata tajam jenis badik dengan panjang sekitar 30 cm yang diselipkan di pinggangnya,” terang Kombes Pol Yuliyanto.Diketahui, ‘R’ merupakan residivis dalam kasus pembunuhan, pencurian, dan narkoba. Pelaku beserta barang bukti berupa satu bilah badik kini telah dibawa ke Polda Kaltim untuk proses penyidikan lebih lanjut.Kombes Pol Yuliyanto juga turut menghimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melapor bila melihat atau mengalami tindakan kriminal agar situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat tetap aman dan kondusif.
-
*Kapolda Sulsel Tegaskan Netralitas dan Keamanan dalam Deklarasi Kampanye Damai PSU Pilwalkot Palopo 2024*Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si., menghadiri dan memberikan arahan dalam acara Deklarasi Kampanye Damai menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo Tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo pada Rabu (07/05/2025).Deklarasi ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Kajati Sulsel Agus Salim, Danlantamal VI, Ketua KPU Provinsi Sulsel, Ketua Bawaslu Provinsi Sulsel, serta Penjabat Wali Kota Palopo.Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel menyampaikan tujuh poin penting terkait komitmen keamanan dan netralitas dalam penyelenggaraan PSU. Ia menekankan pentingnya menjaga situasi kondusif dan damai selama proses demokrasi berlangsung di Kota Palopo.“Kita melaksanakan kegiatan penting hari ini, yaitu deklarasi kampanye damai untuk menciptakan suasana yang sejuk dalam penyelenggaraan PSU,” ujarnya.Kapolda juga mengapresiasi inisiatif KPU dalam menggagas deklarasi ini, sebagai bagian dari upaya menciptakan pemilu yang aman dan damai. Ia menegaskan komitmennya terhadap netralitas jajaran Polri dan menekankan bahwa pihaknya tidak akan segan menindak tegas anggota yang melanggar prinsip netralitas dalam pilkada.“Siapapun anggota saya yang tidak netral akan saya tindak tegas. Ini penting agar kami bisa fokus menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pilkada berlangsung,” tegasnya.Lebih lanjut, Kapolda mengajak seluruh pihak untuk menyambut pesta demokrasi ini dengan cara yang sportif dan positif, seraya menegaskan bahwa keamanan dan keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.“Siapapun yang mengusik atau mengganggu keamanan dan keselamatan rakyat, hukum harus ditegakkan,” tutupnya.Deklarasi ini menjadi langkah strategis dalam memastikan pelaksanaan PSU Pilwalkot Palopo berjalan aman, tertib, dan damai, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi yang berlangsung.