-
Polri dan Media Bersinergi Berbagi Takjil Serentak di Seluruh IndonesiaJakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama media menggelar kegiatan berbagi takjil secara serentak di seluruh Indonesia dan berbuka bersama. Ribuan paket takjil dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian Polri dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan.Acara ini dihadiri langsung oleh Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, para Pemimpin Redaksi (Pemred) dari berbagai media nasional, serta Ketua Dewan Pers, Dr. Ninik Rahayu. Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya sinergi antara Polri dan insan pers dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan berkualitas kepada masyarakat.Selain itu, Ustaz Das’ad Latif turut hadir dalam acara ini dan memberikan tausiah kepada para peserta. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya berbagi, mempererat tali silaturahmi, serta menjaga persatuan di bulan Ramadan.Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.”Kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang berbagi, tetapi juga mempererat sinergi antara Polri dan media dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Serentak di seluruh Indonesia, lebih dari 136 ribu paket takjil telah dibagikan dan ribuan anak yatim mendapat tali asuh,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo, Kamis (13/3).Selain berbagi takjil, jajaran kepolisian dari tingkat Mabes Polri, Polda, hingga Polres di seluruh Indonesia turun langsung ke jalan-jalan untuk membagikan takjil kepada masyarakat. Kehadiran Kapolda dan Kapolres dalam kegiatan ini semakin memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat serta menunjukkan komitmen kepolisian dalam melayani dan mengayomi masyarakat.Kegiatan ini juga mendapat antusiasme tinggi dari insan pers. Lebih dari 11 ribu wartawan hadir, dalam kegiatan ini di berbagai daerah.Brigjen Pol Trunoyudo menegaskan bahwa Polri akan terus memperkuat kolaborasi dengan media dan elemen masyarakat lainnya demi menciptakan suasana yang harmonis.”Sinergi yang terjalin ini diharapkan semakin mempererat hubungan Polri dan media sebagai mitra strategis dalam menjaga ketertiban dan keamanan,” tambahnya.Dengan adanya kegiatan ini yang dilaksanakan serentak oleh Polda dan Polres di seluruh Indonesia, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam kepedulian sosial selama bulan Ramadhan.Dengan capaian ini, Polri berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mempererat kebersamaan antara kepolisian, media, dan masyarakat. Kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang peduli dan aktif dalam berbagai kegiatan sosial.
-
POLDA SULSEL GELAR BAKSOS POLRI PRESISI BERSAMA MAHASISWA, ALIANSI BEM DAN OKP SE SULSEL SAMBUT RAMADHAN 1446 H
Sambut Ramadhan 1446 H, Polda Sulsel Gelar Baksos Polri Presisi Bersama Mahasiswa, Aliansi BEM dan OKP Se Sulsel Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Polri Presisi. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa, aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta organisasi kepemudaan (OKP) se-Sulsel. Acara berlangsung di…
-
Kadiv Humas Buka Workshop : Jajaran Harus Perkuat ProfesionalitasJakarta. Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho membuka workshop training of trainer Polri Tahun Anggaran 2025. Workshop tersebut diikuti oleh 112 peserta yang tidak hanya personel Mabes Polri, tetapi juga polda jajaran.Workshop ini akan diisi oleh Kaprodi S1 UPH, Azalia Gerungan, B.Bus., M.Sc; Direktur Eksekutif Tempo, Philipus Parera; serta Senior Manager News Gathering SCTV dan Development Head, IGN Satya Panda.Menurut Kadiv Humas, workshop ini diharapkan dapat menjadi pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang lebih siap di era digital saat ini. Tak dipungkiri, tantangan ke depan akan semakin kompleks dan seluruh jajaran harus siap menghadapinya.“Besar harapan saya workshop training of trainer Polri T.A. 2025 dapat menghasilkan trainer-trainer yang memiliki kompetensi di bidang kehumasan yang mampu menyebarkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh pada workshop ini kepada seluruh personel Humas Polri, baik di tingkat polda, polres maupun polsek,” ujar Kadiv Humas dalam sambutannya, Senin (24/2/25).Disampaikan Kadiv Humas, upaya untuk meningkatkan kemampuan SDM ini menindaklanjuti langkah menindaklanjuti Perkap No. 6 Tahun 2023 tentang penyelenggaraan kehumasan di lingkungan Polri serta upaya peningkatan kompetensi personel Polri. Dari aturan tersebut, fungsi kehumasan tidak hanya diemban anggota saja, tetapi juga hingga ke PNS Polri dan keluarga anggota Polri. Sebelumnya bahkan Kapolri telah me-launching E-learning Humas Presisi untuk sarana sertifikasi kompetensi kehumasan yang ada pada portal humas. Dalam program E-learning itu, para anggota mendapatkan kompetensi umum maupun kompetensi khusus.“Bapak Kapolri sangat mengapresiasi pembuatan aplikasi E-learning Humas Presisi yang ada di Portal Humas dalam peningkatan kompetensi anggota humas dan seluruh anggota Polri,” ujar Kadiv Humas.Ditekankan Kadiv Humas, dari berbagai upaya ini, jajarannya diharapkan bisa memperkuat profesionalitas. Sebab, kerja humas selalu mengawali, menyertai, dan mengakhiri.
-
HIMBARA Catat Kinerja Solid di Tengah Tantangan Ekonomi GlobalJakarta – Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) terus menunjukkan kinerja fundamental yang solid di tengah dinamika tantangan ekonomi global. Ketua Umum HIMBARA yang juga Direktur Utama BRI, Sunarso, menegaskan bahwa HIMBARA berkomitmen menjaga stabilitas layanan perbankan serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan dengan tata kelola yang baik.”Fundamental kinerja HIMBARA sangat solid. Selain itu, kami memastikan seluruh layanan operasional perbankan berjalan lancar dan aman, sehingga nasabah tetap mendapatkan akses optimal terhadap produk dan layanan keuangan,” ujar Sunarso.Ia juga menambahkan bahwa HIMBARA, seperti halnya bank swasta, berpartisipasi dalam program penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) serta berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia. Dengan sistem tata kelola yang baik, nasabah mendapatkan kepastian bahwa dana mereka aman sesuai ketentuan yang berlaku.Kinerja keuangan HIMBARA tahun 2024 menunjukkan hasil yang sangat positif. Empat bank yang tergabung dalam HIMBARA—BRI, Mandiri, BNI, dan BTN—berhasil mencetak laba signifikan. Laporan keuangan konsolidasian mencatatkan:- BRI: Rp60,64 triliun- Mandiri: Rp55,78 triliun- BNI: Rp21,5 triliun- BTN: Rp3 triliunDari sisi penyaluran kredit, pertumbuhan juga tercatat positif di berbagai segmen:- BRI menyalurkan kredit Rp1.354,64 triliun, tumbuh 6,97% YoY, dengan 81,97% dialokasikan untuk UMKM.- Mandiri mencatatkan kredit sebesar Rp1.670,55 triliun, naik 19,5% YoY, dengan segmen wholesale sebagai pendorong utama.- BNI menyalurkan Rp775,87 triliun, tumbuh 11,6% YoY, seiring pemulihan ekonomi nasional.- BTN mencatatkan kredit Rp357,97 triliun, naik 7,3% YoY, dengan mayoritas berasal dari KPR subsidi dan non-subsidi.Pertumbuhan kredit yang kuat juga didukung oleh likuiditas yang memadai dengan peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK):- BRI menghimpun Rp1.365,45 triliun, dengan rasio CASA 67,30%.- Mandiri mencatatkan DPK Rp1.699 triliun, tumbuh 7,73% YoY, dengan CASA mendominasi 80,3%.- BNI mencatatkan pertumbuhan tabungan ritel 11% YoY, dari Rp232 triliun menjadi Rp258 triliun.- BTN membukukan DPK Rp381,67 triliun, naik 9,1% YoY, dengan rasio CASA 54,1%.Sunarso menegaskan bahwa pencapaian ini menunjukkan kuatnya fundamental bisnis HIMBARA dalam menghadapi tantangan industri yang dinamis. “Sinergi dan tata kelola yang baik telah menjadi modal utama HIMBARA dalam menjaga stabilitas industri perbankan. Hal ini akan berdampak positif bagi perekonomian nasional,” pungkasnya.
-
Ketua RT dan RW Beri masukan kepada Tim Jumat Curhat SulselGowa – Ketua RT dan RW mengapresiasi kegiatan Jumat Curhat yang dilaksanakan Polda Sulsel, kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wadirbinmas Polda Sulsel ini dilaksanakan di Kedai Dewi Coffe, Wilayah Hukum Polres Gowa, Jumat (21/02/2025).Acara yang dibuka langsung oleh Wadirbinmas Polda Sulsel AKBP ANDI KUMARA, S.H.,S.IK.,M.Si ini, bertujuan untuk membangun kemitraan pemolisian masyarakat, mendengar langsung keluhan masyarakat dan persoalan persoalan yang terjadi di masyarakat serta mengajak warga Gowa untuk menjaga Harkamtibmas dilingkungan tempat tinggalnya.“nah ini sudah kesekian kalinya kami hadir disini untuk dengar keluhan warga langsung, janganki bosan smua, kasih kami masukan, kritik dan saranta,” ucapnya.Disela acara wadirbinmas juga mengajak masyarakat untuk selalu bersama sama mensupport program Presiden Indonesia terkait Ketahanan Pangan.Acara yang dihadiri oleh Wadirbinmas Polda Sulsel yang dimana dalam hal ini mewakili Kapolda Sulsel, juga dihadiri oleh beberapa Perwakilan PJU Ditbinmas Polda Sulsel , Perwakilan PJU Polres Gowa, serta perwakilan ketua Rt/Rw, tokoh masyarakat dan agama Kabupaten Gowa. Diawal acara Wadirbinmas Menyampaikan permohonan maaf kepada warga karena seyogyanya acara ini akan dihadiri langsung oleh Kapolda Sulsel tapi karena satu dan lain hal beliau tidak sempat hadir.Pada saat sesi tanya jawab, beberapa masyarakat memberikan masukan diantaranya, Bapak Muhtar Dg. Lemba yang merupakan Ketua RW 01 Samata, beliau yang memberikan apresiasi kepada polri terkait kegiatan Jumat Curhat ini, beliau memberikan informasi terkait maraknya anak anak dibawah umur yang belum memiliki sim tapi sudah membawa motor.”Mohon pak ditindaki segera itu anak anak dibawah umur pak yang sering bawa motor, kadang jam 11 malam mereka ngumpul dan sering balap balap di jalan poros,” pungkasnya. Hal ini langsung mendapat tanggapan dari Wadirbinmas.”untuk anak anak dibawah umur ini akan kami perintahkan ke teman teman patroli agar melaksanakan patroli di jam jam yang bapak informasikan, jika memang perlu kami akan perintahkan melaksanakan penindakan ditempat, tapi hal ini tak lepas juga peran orang tua masing masing, jadi kami mohon bapak ibu pun bisa memberikan masukan dan pemahaman kepada anak anak bapak ibu dirumah”, Ujar Polisi berpangkat dua melati itu.Selanjutnya ada Bapak Ahmad Subhan, beliau mempertanyakan tentang prosedur penangkapan dan penggeledahan anggota polri kepada masyarakat.“Bagaimana itu proses penangkapan dan penggeledahan pak?? apakah pakai surat tugas atau gimana?,” tambahnya.Kegiatan Jumat Curhat diharapkan dapat menjadi ruang komunikasi yang efektif untuk memperkuat kerja sama antara masyarakat dan Polri demi terciptanya lingkungan yang harmonis dan aman. (*)Binmas_Fachry
-
Kapolda Sulsel Berikan Pengarahan kepada Peserta Seleksi SIP T.A. 2025Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan S.H., S.I.K., M.H., M.Si., memberikan pengarahan kepada seluruh peserta Seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) T.A. 2025 di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel, Selasa (18/02/25). Dalam kesempatan tersebut, Kapolda didampingi oleh Karo SDM Polda Sulsel Kombes Pol. Aris Haryanto, S.I.K., M.Si., serta Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Pol. Zulham Effendy, S.I.K., M.H.Dalam arahannya, Kapolda Sulsel mengapresiasi seluruh peserta yang telah mencapai tahapan seleksi akhir. Ia menegaskan bahwa proses seleksi SIP dilakukan dengan ketat dan tetap berpedoman pada prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Setiap tahapan seleksi diawasi secara ketat oleh pengawas internal maupun eksternal guna memastikan integritas dan profesionalisme dalam rekrutmen calon perwira pertama Polri.“Tes ini tidak boleh ada praktik suap menyuap atau transaksi pembayaran dalam bentuk apapun. Yang dapat membantu keberhasilan dalam seleksi ini adalah diri sendiri, dengan persiapan yang matang sejak jauh hari,” tegas Irjen Pol. Yudhiawan.Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan bahwa Seleksi SIP Angkatan ke-54 Tahun Anggaran 2025 merupakan bagian dari upaya pimpinan Polri dalam pengembangan karir personel, khususnya bagi anggota Polri berpangkat Bintara yang ingin beralih ke jenjang Perwira Pertama. Program ini sejalan dengan visi Polri yang Presisi guna memenuhi ekspektasi masyarakat terhadap institusi Kepolisian.Kepada peserta yang berhasil lolos seleksi, Kapolda berpesan agar segera mempersiapkan diri dengan baik, baik dari segi fisik, mental, maupun kesehatan untuk menghadapi pendidikan di Sekolah Inspektur Polisi. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, ia memberikan motivasi agar tidak berkecil hati dan terus melakukan evaluasi serta persiapan yang lebih baik untuk seleksi tahun berikutnya.“Jadikan ini sebagai pengalaman dan pembelajaran. Lakukan introspeksi diri untuk memperbaiki kekurangan dan persiapkan diri semaksimal mungkin untuk kesempatan berikutnya,” pungkasnya.
-
Bakomsus Humas Polri Dibuka, Kadivhumas Harap Jajarannya Semakin BerkualitasJakarta. Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho Nugroho membuka pelatihan Bakomsus Humas Polri Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut diikuti oleh 100 anggota Humas Polri.Dijelaskan Kadivhumas, 100 anggota yang turut serta dalam pelatihan ini terdiri dari 83 polisi laki-laki (polki) dan 27 polisi wanita (polwan). Kemudian, mereka terdiri dari 80 orang anggota polda jajaran, dari Sepolwan 10 orang, dan dari Divisihumas 10 orang. Pelatihan diselenggarakan dengan tema Peningkatan Profesionalisme SDM Humas Polri Presisi Melalui Pelatihan Bakomsus Humas. Terdapat 22 pelatih dari internal dan satu dari eksternal, yakni Kompas, akan mengisi pelatihan Bakomsus ini.“Peserta pelatihan Bakomsus Humas Polri diharapkan dapat mengikuti pelatihan dengan tertib dan lancar, mudah mencapai standar kompetensi dengan kriteria baik, sehingga dapat meningkatkan kualitas penguasaan Polri,” ujar Kadivhumas, Senin (17/2/25).Ia menjelaskan, diharapkan setelah pelatihan ini seluruh jajaran Humas dapat mewujudkan hubungan baik dengan media, melakukan pendokumentasian kegiatan Polri yang mempunyai nilai berita atau news velue, serta mampu mengelola informasi dan komunikasi publik lebih efektif. Sebab, materi dalam pelatihan ini berkaitan dengan media handling, media monitoring, dan media relations serta mampu memuliakan profesi kepolisian di kesatuan masing masing dengan like, share dan comment serta menjaga marwah institusi Polri sekaligus memberi pemahaman kepada masyarakat tentang tugas tugas Kepolisian. Pelatihan Bakomsus Humas Polri akan digelar selama satu bulan sejak hari ini hingga 18 Maret 2025.“Diharapkan dapat memberikan bakal pengetahuan dan perkenalan yang diperlukan bagi personel Humas Polri dalam mengelola informasi dan komunikasi publik lebih efektif lagi, serta siap melaksanakan pelatihan Bakomsus Humas Polri tahun anggaran 2025,” jelas Kadivhumas.
-
Kapolda Sulsel Tinjau Lokasi Banjir di Antang, Salurkan Bantuan untuk Warga TerdampakKapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan S.H., S.I.K., M.H., M.Si., meninjau langsung kondisi korban banjir di Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, pada Kamis (13/02/25).Dalam kunjungannya, Kapolda didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulsel, di antaranya Karoops Kombespol Bambang Widjanarko, S.I.K., M.H., Dirsamapta Kombespol Setiadi Sulaksono, S.I.K., M.H., Dirpolair Kombespol Pitoyo Agung Yuwono, S.I.K., M.H., Dansat Brimob Kombespol Heru Novianto, S.I.K., Kabidhumas Kombespol Didik Supranoto, S.I.K., M.H., Kabidpropam Kombespol Zulham Effendy, S.I.K., M.H., serta Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si.Rombongan Kapolda tiba di lokasi pengungsian di Masjid Raya Baruga Antang, tempat sekitar 360 warga yang terdampak banjir mengungsi. Di lokasi ini, Kapolda Sulsel menyerahkan bantuan berupa sembako, termasuk mie instan, air mineral, beras, dan telur, kepada para pengungsi yang terdiri dari laki-laki dewasa, perempuan dewasa, anak-anak, balita, lansia, dan ibu hamil.Setelah meninjau dan menyerahkan bantuan di Masjid Raya Baruga Antang, Kapolda dan rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi banjir di Blok 8 dan Blok 10 Perumnas Antang, Kelurahan Manggala. Setibanya di lokasi, rombongan menyeberang menggunakan perahu karet milik Polairud dan Basarnas untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak.Diketahui, jumlah pengungsi di Blok 10 mencapai sekitar 400 orang yang tersebar di lima titik pengungsian, sementara di Blok 8 terdapat sekitar 210 orang di tiga titik pengungsian. Secara keseluruhan, jumlah warga terdampak banjir di Kecamatan Manggala mencapai sekitar 2.211 orang atau 571 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 26 titik pengungsian.Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulsel menegaskan komitmen kepolisian dalam membantu warga yang terdampak bencana. “Kami hadir di sini untuk memastikan kondisi masyarakat dan memberikan bantuan langsung. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban banjir,” ujar Irjen Pol. Yudhiawan.Selain memberikan bantuan, jajaran Polda Sulsel juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, serta tim relawan dalam upaya evakuasi dan pemulihan pasca-banjir. Upaya ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk segera bangkit dari dampak bencana dan kembali menjalani aktivitas sehari-hari.
-
Kapolda Sulsel Kunjungi Polres Pelabuhan Makassar, Tekankan Peningkatan Kepercayaan Publik terhadap PolriKapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan S.H., S.I.K., M.H., M.Si., didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel, Ny. Yunita Yudhiawan, melaksanakan kunjungan kerja di Polres Pelabuhan Makassar, Rabu (12/2/2025).Kedatangan Kapolda Sulsel di Polres Pelabuhan Makassar disambut dengan upacara adat yang diawali dengan pemasangan salempang sarung oleh Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Restu Wijayanto, S.I.K. Sementara itu, Ny. Yunita Yudhiawan menerima buket bunga dari Ketua Bhayangkari Cabang Pelabuhan Makassar, Ny. Ruthi Restu, dilanjutkan dengan Jajar Kehormatan yang dilakukan oleh personel Polres Pelabuhan Makassar.Kunjungan ini turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Sulsel yaitu, Irwasda, Karorena, Karosdm, Karolog, Dirlantas, Dirpolair, Dirbinmas, Kabidtik, Kabidhumas, Kabidkum, Kabiddokkes, Kabidpropam, dan Dansat Brimob Polda Sulsel.Dalam arahannya, Kapolda Sulsel menekankan pentingnya peningkatan sistem “Cooling System” untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri. Hal ini meliputi optimalisasi pelayanan publik dan penegakan hukum yang profesional, serta memastikan bahwa setiap anggota Polri menjalankan tugasnya dengan baik dan menghindari pelanggaran.Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga citra Polri di mata masyarakat dengan cara memberikan pelayanan yang tulus dan tidak menyebarkan berita hoaks mengenai kinerja kepolisian. Selain itu, ia menegaskan bahwa pengelolaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) adalah tugas utama Polri, yang dapat dilakukan melalui optimalisasi peran Bhabinkamtibmas dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah.Lebih lanjut, Kapolda Sulsel menekankan pentingnya peningkatan keimanan, pencegahan gangguan kamtibmas, penguasaan teknologi, serta pencapaian target operasional yang maksimal. Salah satu program yang didorong dalam kunjungan ini adalah pemanfaatan lahan untuk budidaya jagung yang diawasi oleh Polisi Penggerak. Hasil dari program ini nantinya akan disalurkan untuk membantu anak-anak stunting di wilayah Polres Pelabuhan Makassar melalui program makan siang bergizi gratis.
-
Kapolri dan Ketua PBNU Bahas Keberagaman serta Isu Kekerasan di PendidikanJakarta. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bertemu dengan Ketua PBNU Alissa Wahid dalam sebuah audiensi yang membahas berbagai isu kebangsaan, termasuk keberagaman dan kekerasan di lingkungan pendidikan. Kapolri menegaskan komitmennya untuk menjaga keberagaman sebagai salah satu kekuatan utama bangsa Indonesia.”Kami sangat senang dan berkomitmen untuk terus menjaga keberagaman serta toleransi, karena Indonesia adalah negara dengan masyarakat yang beragam. Keberagaman ini merupakan kekuatan yang harus terus kita jaga bersama,” ujar Kapolri usai pertemuan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2025).Dalam pertemuan tersebut, Kapolri didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi Polri, termasuk Kabaintelkam Polri Komjen Syahardiantono, Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho, Wakabareskrim Polri Irjen Asep Edi Suheri, Waastamaops Irjen Endi Sutendi, Kakor Binmas Irjen Edy Murbowo, Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, serta Direktur Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPO) Brigjen Nurul Azizah.Sementara itu, Ketua PBNU Alissa Wahid hadir bersama Wasekjen PBNU Mahrus Elmawa, Sekretaris Lakpesdam PBNU Ufi Ulfiah, Ketua LBH PP GP Ansor Dendy Zuhairil Finsa, serta pengurus RMI PBNU Ulun Nuha.Kapolri menegaskan bahwa Polri akan mengambil langkah konkret dalam menindaklanjuti pembahasan terkait toleransi dan isu-isu strategis lainnya yang menjadi perhatian masyarakat.”Oleh karena itu, kami akan melaksanakan kerja sama lanjutan terkait isu-isu yang menjadi perhatian NU dan berbagai pihak, termasuk aktivis yang peduli terhadap persoalan ini,” tegas Kapolri.Dalam kesempatan yang sama, Alissa Wahid mengungkapkan bahwa salah satu isu utama yang dibahas adalah kekerasan di lembaga pendidikan. Menurutnya, PBNU tengah berupaya untuk meminimalisasi, menurunkan, bahkan memberantas kekerasan di sekolah, madrasah, dan pesantren.”Isu kekerasan di lembaga pendidikan menjadi perhatian utama kami di PBNU. Kami telah mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi hal ini,” ujar Alissa.Alissa juga menekankan pentingnya dukungan dari Polri dalam menangani kekerasan di pesantren, sekaligus mengatasi persoalan radikalisme yang masih menjadi ancaman di masyarakat.”Radikalisme masih menjadi isu yang perlu diwaspadai, karena bertentangan dengan semangat hubbul wathan minal iman yang dipegang oleh NU. Kami bersyukur dapat berdiskusi secara mendalam dan berbobot dengan Bapak Kapolri,” tambahnya.Pertemuan ini menegaskan sinergi antara Polri dan PBNU dalam menjaga persatuan bangsa, serta mengatasi berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat.